Malam Lailatuqadar 2024? Ini Waktunya Menurut Hadits

Lailatulqadar adalah malam istimewa yang hanya terdapat pada bulan Ramadan sebagaimana disebutkan dalam sejumlah hadits. Kapan malam Lailatulqadar 2024?
Menurut penjelasan yang terdapat dalam Terjemahan Kitab Fathal Mu’in terbitan Mobile Santri, Lailatulqadar adalah malam diturunkannya hukum dan keputusan atau kemuliaan.

Keistimewaan Malam Lailatulqadar
Berikut sejumlah keistimewaan malam Lailatulqadar yang tidak terdapat pada bulan lain.

Lailatulqadar adalah malam istimewa yang hanya terdapat pada bulan Ramadan sebagaimana disebutkan dalam sejumlah hadits. Kapan malam Lailatulqadar 2024?
Menurut penjelasan yang terdapat dalam Terjemahan Kitab Fathal Mu’in terbitan Mobile Santri, Lailatulqadar adalah malam diturunkannya hukum dan keputusan atau kemuliaan.

1. Malam Kemuliaan Lebih Baik dari Seribu Bulan
Keistimewaan malam Lailatulqadar disebutkan dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman dalam surah Ad Dukhan ayat 3-4,

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةٍ مُّبٰرَكَةٍ اِنَّا كُنَّا مُنْذِرِيْنَ ٣ فِيْهَا يُفْرَقُ كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍۙ ٤

Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada suatu malam yang diberkahi (Lailatulqadar). dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.”

Allah SWT juga berfirman dalam surah Al Qadar ayat 1 yaitu,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan.”

Lalu diteruskan pada ayat-ayat selanjutnya yakni ayat 2-5 mengenai keberkahan dan kemuliaan pada malam Lailatulqadar. Allah SWT berfirman,

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ ٢ لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ ٣ تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ ٤ سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ ࣖ ٥

Artinya: “Tahukah kamu apakah Lailatulqadar itu? Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Rūḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar.” (QS Al Qadar: 2-5)

2. Ada Pengampunan Dosa
Keistimewaan malam Lailatulqadar turut dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah, ia mengatakan Nabi Muhammad SAW bersabda,

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: “Barang siapa melaksanakan salat pada malam Lailatulqadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah SWT, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR Bukhari)

3. Malam Kemuliaan dan Ketinggian Maqam
Dikutip dari Pangkuan Sunnah karya Syekh Yusuf Al-Qaradhawi, Lailatulqadar adalah malam kemuliaan dan ketinggian maqam. “Ia malam yang mempunyai kemuliaan, diturunkan padanya kitab yang agung, kepada pemimpin para Nabi untuk umat yang memiliki keutamaan.”

Waktu Jatuhnya Lailatulqadar
Dikutip dari buku Al Akhbar Titian yang tertulis karya Tebyan A’maari Machalli, Lailatulqadar digambarkan sebagai kejutan pada seorang muslim. Sebab tidak ada yang tahu pasti kapan kedatangan malam Lailatulqadar. Namun, waktu kedatangan Lailatulqadar diyakini terjadi pada sepuluh malam terakhir pada malam-malam ganjil di bulan Ramadan sesuai sabda Rasulullah SAW.

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya: “Carilah Lailatulqadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan.” (HR Bukhari)

Shabri Shaleh Anwar dalam buku 10 Malam Akhir Ramadan menjelaskan makna hadits tersebut jika malam Lailatulqadar akan terjadi pada tanggal malam 21, 23, 25, 27, 29 dan akhir malam bulan Ramadan.

Ketidakpastian waktu kedatangan Lailatulqadar ini membuat sejumlah prediksi dari para ulama besar, seperti Imam Al Ghazali dalam Ihya Ulumuddin maupun ulama mazhab Syafi’i lainnya.

Menurut Imam Al Ghazali, waktu jatuhnya malam Lailatulqadar diketahui dari permulaan awal Ramadan. Berikut penjelasan Imam Al-Ghazali seperti dinukil dari I’anah Thalibin terbitan Darl Fikr.

Jika awal Ramadan adalah hari Minggu atau Rabu maka malam Lailatulqadar terjadi pada malam 29.
Jika Ramadan dimulai hari Senin maka malam Lailatulqadar jatuh pada malam 21.
Jika awal Ramadan hari Selasa atau Jumat maka malam Lailatulqadar jatuh pada malam 27.
Jika awal Ramadan hari Kamis maka malam Lailatulqadar jatuh pada malam 25.
Jika awal Ramadan hari Sabtu maka malam Lailatulqadar terjadi pada malam 23.
Para ulama mazhab Syafi’i lain berpendapat, Lailatulqadar jatuh pada 21 dan 23 Ramadan. Adapun, Imam an-Nawawi berpendapat turunnya malam Lailatulqadar tidak tidak terbatas pada 10 malam terakhir Ramadan.

Malam Lailatulqadar 2024
Mengacu pada sabda Rasulullah SAW agar mencari Lailatulqadar pada malam-malam ganjil pada 10 hari terakhir Ramadan dan hasil sidang isbat pemerintah tentang awal Ramadan 2024 yang jatuh pada 12 Maret 2024, malam Lailatulqadar 2024 dapat dicari pada waktu berikut:

Malam 21 Ramadan 2024: Minggu, 31 Maret 2024 malam Senin, 1 April 2024
Malam 23 Ramadan 2024: Selasa, 2 April 2024 malam Rabu, 3 April 2024
Malam 25 Ramadan 2024: Kamis, 4 April 2024 malam Jumat, 5 April 2024
Malam 27 Ramadan 2024: Sabtu, 6 APril 2024 malam Minggu, 7 April 2024
Malam 29 Ramadan 2024: Senin, 8 April 2024 malam Selasa, 9 April 2024
Tanda-tanda Datangnya Malam Lailatulqadar
Menurut Ruhyat Ahmad di dalam bukunya yang berjudul Panduan Ramadhan Bekal Meraih Ramadhan Penuh Berkah, terdapat beberapa dalil yang menjelaskan mengenai tanda-tanda Lailatulqadar. Namun, tanda-tandanya baru dapat disadari biasanya setelah malam Lailatulqadar itu berlalu. Hal ini didasarkan pada perkataan yang disampaikan Ibnu Hajar Al Asqalani yaitu,

وَقَدْ وَرَدَ لِلَّيْلَةِ الْقَدْرِ عَلَامَاتُ أَكْثَرُهَا لَا تَظْهَرُ إِلَّا بَعْدَ أَنْ تَمْضِي

Artinya: “Ada beberapa dalil yang membahas mengenai tanda-tanda Lailatulqadar, namun itu semua tidaklah nampak kecuali setelah malam tersebut berlalu.” (Kitab Fathul Bari)

Beberapa tandanya adalah sebagai berikut.

1. Matahari Pagi Bersinar Cahaya Putih
Melalui Ubay bin Ka’ab, ia menyampaikan,

هي اللَّيْلَةُ الَّتِي أَمَرَنَا بَهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بِقِيَامِهَا هِيَ لَيْلَةُ صَبِيحَةِ سَبْعِ وَعِشْرِينَ وَأَمَارَتُهَا أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فِي صَبِيحَةِ يَوْمِهَا بَيْضَاءَ لَا شُعَاعَ لَهَا

Artinya: “Malam itu adalah malam yang cerah yaitu malam ke dua puluh tujuh (dari bulan Ramadan). Dan tanda-tandanya ialah pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa memancarkan sinar ke segala penjuru.” (HR Muslim)

2. Cuaca Cerah Namun Tidak Panas
Dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda,

لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةُ سَمْحَةُ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَّمْسُ صَبِيحَتُهَا ضَعِيفَةً حَمْرَاء

Artinya: “Lailatulqadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar tidak begitu cerah dan nampak kemerah-merahan.” (HR Ath Thoyalisi dan Al Baihaqi, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani)

Itulah keutamaan, tanda-tanda dan waktu datangnya malam Lailatulqadar 2024. Wallahu a’lam.

Baca artikel detikhikmah, “Kapan Malam Lailatuqadar 2024? Ini Waktunya Menurut Hadits” selengkapnya https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-7237343/kapan-malam-lailatuqadar-2024-ini-waktunya-menurut-hadits.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *